RSS

Dear Abi

Hubungan memang tak selamanya indah, Sayang. Justru sebaliknya, semakin lama hubungan itu terjalin, semakin banyak dan kencang terpaan angin yang menguji kekuatan hubungan. Diperlukan lebih dari sekedar rasa sayang untuk bisa membuat hubungan kita langgeng.

Menatap wajah lelahmu membuat lara hatiku sayang..,
maafkan aku yang selalu menuntut lebih atau kadangkala tidak mengerti kondisimu. Semua itu karena begitu besar rasa cintaku yang menumpuk dan kilasan cemburu yang kadang hadir tanpa diundang, yang tak lain adalah karena aku takut kehilanganmu.

Introspeksi diri untuk memahami langkah perjalanan kita menumbuhkan penopang yang mampu membuatku bertahan denganmu sayang, Introspeksi diri manakala lelah itu hadir menumbuhkan rasa bahwa rindu kita itu indah, cinta kita indah dan hidup bersamamu juga indah..

Sayang, maafkan aku ya..
Mungkin kamu terluka karena mempertahankan seorang wanita sepertiku..
Maafkan aku yang tak sempurna..

Waktu yang kita lalui bersama dengan canda, tawa, senyum, kadang harus sirna ketika emosiku datang tiba-tiba. Aku bodoh. Aku membuatmu menangis..
Aku tak ingin itu terjadi lagi. Jangan bersedih lagi ya..
Cinta ini, sayang ini, rindu ini, akan ku jaga selalu untukmu..
Namun bila tiba saatnya kamu menyerah, aku akan belajar merelakanmu..

dedicated to abi..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 03/12/2013 in Uncategorized

 

Tag: , , ,

AKUNTANSI UNTUK PERUSAHAAN DAGANG

Karakteristik Perusahaan Dagang :

  • Perusahaan Dagang : Perusahaan yang membeli barang  untuk Tujuan menjualnya kembali tanpa   mengubah bentuk atau sifat barang secara berarti.
  • Kegiatan perusahaan adalah pembelian dan penjualan barang berwujud fisik dengan spesifikasi yang jelas.
  • Perusahaan dagang mempunyai barang dagangan yang menimbulkan pos biaya operasi yang disebut Harga Pokok Penjualan.

Transaksi-transaksi khusus perusahaan dagang:

  • Penjualan
  • Pembelian
  • Piutang Dagang & Utang Dagang
  • Biaya Penjualan & Biaya Administrasi Umum
  • Laporan Laba Rugi

PENJUALAN

Penjualan Tunai
adl: Penjualan barang dagangan   dengan   menerima pembayaran   kas/tunai secara   langsung  dari   pelanggan pada saat   terjadinya   penjualan.

Kas              xxx     –
Penjualan    –  xxx

Penjualan Kredit
Adl:  Penjualan barang dagangan dengan   kesepakatan antara pembeli dan   penjual pada saat transaksi, yaitu pembayaran akan dilakukan pada   waktu yang akan datang.

Piutang Dagang  xxx     –
Penjualan          –  xxx

Pelunasan piutang dan memberi potongan Penjualan

Kas                  xxx     –
Potongan Penj   xxx     –
Piutang Dagang    –  xxx

Retur Penjualan

  • Dari Penjualan Secara Tunai :

Retur Penjualan  xxx     –
Kas                   –  xxx

  • Dari Penjualan Secara Kredit :

Retur Penjualan  xxx    –
Piutang Dagang    –  xxx

 

PEMBELIAN

Pembelian Tunai
adl:   Pembelian barang dagangan yang dilakukan dengan cara   dibayar langsung dengankas/tunai pada saat transaksi / terjadinya pembelian.

Pembelian  xxx     –
Kas          –  xxx

Pembelian Kredit
Adl:  Pembelian barang dagangan yang   disertai komitmen pembeli untuk   membayar tunai di waktu yang akan   datang.

Pembelian  xxx     –
Utang Dagang  –  xxx

Pembayaran utang dan mendapat potongan Pembelian
Utang Dagang  xxx     –
Potongan Pembelian    –  xxx
Kas                            –  xxx

Retur Pembelian

  • Dari Pembelian Secara Tunai

Kas  xxx     –
Retur Pembelian     –  xxx

  • Dari Pembelian Secara Kredit

Utang Dagang  xxx    –
Retur Pembelian     –  xxx

Biaya Angkut

  • FOB Destination : Biaya Angkut ditanggung oleh Penjual.
    Hak milik barang dagangan baru berpindah tangan kepada pembeli setelah barang dagangan sampai di gudang pembeli.
  • FOB Shipping Point : Biaya Angkut ditanggung oleh Pembeli.
    Hak milik   barang dagangan berpindah tangan kepada pembeli   begitu barang dagangan akan dikirimkan oleh penjual.
    Biaya Angkut Pembelian  xxx     –
    Kas                             –  xxx

PIUTANG DAGANG & UTANG DAGANG

Piutang Usaha = Piutang Dagang
Utang Usaha = Utang Dagang

BIAYA PENJUALAN & BIAYA ADMINISTRASI UMUM

  • Biaya Penjualan adl: biaya-biaya yang berkaitan langsung dengan proses penjualan barang dagangan. Contoh: Biaya Iklan, Biaya angkut, Biaya Komisi, dll
  • Biaya Administrasi Umum adl: biaya-biaya yang tidak langsung berkaitan dengan kegiatan penjualan. Contoh: Biaya Listrik, B. Pegawai, dll
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29/11/2013 in Materi

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Coretan Senja

Untukmu yg tidak pernah menghargai perasaanku..

Baru pagi tadi, kita bersama dan terlihat tak mungkin terpisahkan..
Namun kini tiba saatnya aku harus menempatkan semua tentangmu ke dalam museum hidupku..

Tentunya kamu pernah pergi ke museum, bukan? Tak perlu jauh-jauh. Tengoklah museum kartini. Apakah kamu menemukan Kartini saat kamu masuk ke museumnya? Tidak. Kamu hanya akan menemukan kenangannya. Hanya ada peninggalan-peninggalan yang pernah Kartini sentuh, seperti kamar kartini, potret diri kartini, meja ruang tamu, dan banyak hal tentang kartini. Tapi satu hal yang tak akan bisa kamu temui, sosok Kartini itu sendiri.

Seperti museum Kartini, museumku juga akan menyimpan banyak hal tentangmu. Saat aku merindukanmu, aku akan membuka pintu museumku dan melihat semua yg telah kamu tinggalkan untukku. Aku akan mengenang..melalui kamar ini, tubuh ini, ruang tamu ini, dan benda-benda yang pernah kamu sentuh.

Aku tidak akan melupakan perjalanan ini..

Terima kasihku untukmu.. atas rindu yang selalu kamu titipkan di hatiku.. atas semua cerita yang pernah kamu tulis dalam ingatanku..

Apakah aku harus melepasmu? Apakah aku harus melupakanmu?
Mencintaimu begitu menyakitkan..
Bila memang harus melupakanmu, maka biarlah waktu yang menghapus setiap kisah antara kamu dan aku…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19/09/2013 in Uncategorized

 

Selamat Menikmati Hari.. Suksesku, suksesmu, bahagiaku, bahagiamu

Hari ini, tepat ke 68 kemerdekaan negara kita. Ku dengar akan ada acara seru di desamu esok hari. Pasti kamu akan sibuk ya, Mas? 🙂
Mas, doaku masih sama, menjadi satu-satunya wanita yang nantinya halal engkau rengkuh dalam pelukmu, dan engkau hapus airmatanya. Tapi aku sadar. Mungkin dalam perjalanan panjang kita pun engkau telah tersadar. Aku tak pantas untukmu. Aku hanyalah serpihan debu yang tak berarti, sedangkan engkau seperti dewa penolong bagiku, yang membuatku terbiasa menyandarkan diri dan bergantung padamu.

Aku sungguh mencintaimu, Mas. Bahkan orang lain pun dapat melihat betapa aku menggilaimu. Ya, aku memang tak bisa lagi menggunakan akal warasku saat bersamamu. Aku tak ingin kamu pergi meninggalkanku dan bahagia di luar sana dengan orang-orang yang kau kasihi. Akan kuberikan seluruh waktuku asal aku bisa menghirup dalam-dalam aromamu selama mungkin. Aku terlalu berharap kamu memiliki rasa yang sama sepertiku, rasa rindu yang datang mencekam saat kamu tak ada disisiku. Padahal, sejatinya aku tahu bahwa kamu tidak mungkin rela menukar waktumu dengan orang lain untuk kau berikan padaku. Bodoh sekali ya aku?

Kamu pernah menjadi mimpiku, Mas. Pernah, di suatu ketika dengan berbalut keyakinan yang begitu besar, aku mengijinkanmu untuk mencoba hal baru bersamaku. Hal baru yang belum pernah kita lakukan sebelumnya, yang sampai saat ini mungkin menjadi rutinitas saat kita berkesempatan. Kamu tahu kenapa? Karena saat itu aku yakin bahwa kaulah takdirku, Mas..
Pernah juga, di suatu malam aku mengikhlaskan mimpiku terlepas karena kau bilang tak mau berada jauh dariku. Kamu tahu, Mas? Aku kehilangan mimpiku..

Namun, kini semua seolah semakin samar. Takdir itu tak sejelas dulu lagi. Aku tak sepenting yang kuharapkan bagimu. Memikirkanmu yang kadang ada kadang tiada, itu jauh lebih sakit bagiku. Kamu, yang disaat kamu membersamai hariku, maka dihari itu dan beberapa hari selanjutnya aku bahagia dan sangat bahagia. Tapi ketika kamu tiba-tiba tak membersamaiku barang satu pagi pun denganku, sudah pasti sakit yang akan kurasa. Tapi kamu tak pernah merasakan hal yang sama. Kamu bahagia dengan duniamu yang tanpa aku. Bahkan, tidak hanya sekali kamu mengabaikanku ketika tengah bersama mereka.

Sudah. Aku tak mau menengok jauh rencana Tuhan. Sempat aku menerawang jauh kedepan sana. Mencoba melihat gurat bahagia kita berdua ketika bersama dalam satu langkah asa. Terbayang dirimu yang akan aku temui setiap aku membuka dan menutup mata. Indah ya? Apalagi bersama colekan-colekan manja diantara kita. Sungguh itu kebahagiaan yang sempurna. Tapi aku tak mau lagi, tak mau berkhayal tentang semua itu, sementara kamu tak pernah mengharapkanku ada tuk berbagi banyak hal dalam duniamu.

Bukan berarti aku tak mengharapkanmu, aku merindukanmu selalu, Mas. Terlebih kenangan yang telah kita bangun bersama. Aku masih menginginkan masadepanku bersamamu. Hanya saja, aku harus mulai membuka mataku, menyadari bahwa apa yang telah kau ambil dan mimpi yang telah kukorbankan ternyata belum mampu membuat kamu menjadikanku penting diantara duniamu..
Setiap orang berhak bahagia. Namun kadang kebahagiaan kita tak sama. Aku bahagia begini, kamu bahagia begitu. Tapi cinta tidak mengorbankan kebahagiaan siapapun, kan? Aku juga ingin bahagia, Mas..

Well, selamat menikmati hari.. Suksesku, suksesmu, bahagiaku, bahagiamu, bahagia kita kesempurnaan cinta..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17/08/2013 in Uncategorized

 

Kebahagiaan itu yang utama..

Di dunia ini tidak ada hal yang lebih menyakitkan daripada membuat diri kita sendiri kehilangan harapan, bukan? Kadang kita berpikir hidup terlanjur tak adil membuat kita terus-menerus menderita. Kenapa aku menangis? Kenapa kamu menangis? Sebagian dari kita percaya bahwa kita bisa membuat perbedaan, kita bisa mengubah sesuatu, hingga saatnya kita benar-benar terbangun, dan menyadari bahwa kita telah gagal.

Ada saatnya aku tahu bagaimana harus menyerah pada cinta yang sudah seharusnya kalah. Ada saatnya aku tahu bagaimana aku harus berhenti mempertanyakan mengapa kita harus dipisahkan keadaan. Ada saat-saat ketika aku belajar melupakanmu, aku kembali ditampar pada kenyataan bahwa kamu adalah satu yang paling tahu, tentang mimpi-mimpi besarku, tentang harapan-harapan dan rencana masa depanku yang pernah penuh dengan Kamu didalamnya.

Ada hal-hal yang sangat tidak ingin kita lepaskan atau kita tinggalkan. Tetapi ada saatnya kita harus bisa berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang itu berhenti mencintai kita, melainkan kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia jika kita melepaskannya. Melepaskan itu jelas bukan hal yang mudah. Perpisahan itu akan selalu menyedihkan, maka aku sangat tidak menyukai perpisahan. Tapi memang benar, ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan. Entah perpisahan itu akan terjadi kapan, tapi perpisahan itu akan tetap ada. Kadang, kita terlalu egois untuk terus menerus mempertahankan seseorang, karena takut menghadapi perpisahan.

Ada beberapa hal yang membuat kita begitu berat melepaskan seseorang. Pertama, ketika kebahagiaan kita sangat bergantung kepada orang itu. Enggak munafik, menghabiskan hari-hari bersama dengan seseorang yang kita sayangi atau cintai tentu saja melukiskan kebahagiaan tersendiri yang tidak bisa tergantikan oleh apapun. Ketika ulang tahun ada yang memberikan hadiah istimewa, ketika dia mengantarmu ke toko buku, ketika kamu dan dia makan malam bersama, ketika dia mengantarmu pulang kerja atau kuliah, atau hal simpel seperti mengucapkan selamat pagi yang membuat kamu bisa tersenyum sepanjang hari.

Kedua, ketika kita merasa dia itu ganteng atau cantik dan istimewa dibandingkan yang lainnya. Sekali lagi, enggak munafik bahwa banyak diantara kita, termasuk aku, menggunakan metode dari mata turun ke hati. Melihat penampilan dulu lalu baru bisa jatuh hati. Bukan berarti saya menilai si ini jelek, dan si itu ganteng. Bukan. Penilaian masing-masing orang berbeda, karena selera orang beda-beda. Ada yang menurut saya si A itu ganteng, tapi menurut teman saya si A itu biasa aja. Pada umumnya, klasifikasi seseorang dibilang ganteng atau cantik sama. Maksud saya, kita bisa bilang Brad Pitt itu ganteng, dan memang ribuan wanita di luar sana mengatakan hal yang sama. Begitu juga dengan Angeline Jolie, yang mana ribuan laki-laki di luar sana mengatakan bahawa Angelina Jolie itu cantik. Jika kamu bisa mendapatkan Brad Pitt atau Angelina Jolie, maka tentu saja akan ada prestige tersendiri. Itu enggak muna. Atau contoh lainnya, misalnya kamu bisa mendapatkan cewek paling cantik plus pintar di kampus, tentunya kamu akan merasa bangga. Dan in some cases , itulah yang membuat banyak orang sulit melepaskan.

Ketiga, takut tidak dapat menemukan yang seperti dia. Ini memang sering sekali terjadi, termasuk aku pun pernah mengalaminya. Ketika kita menemukan seseorang yang nyaris memenuhi kriteria kita, tentunya kita akan teramat sangat sulit melepaskannya. Kata-kata tenang aja, masih banyak ikan di laut… cuman masuk telinga kanan keluar lagi telinga kiri. Apa yang ada dalam pikiran kita hanya: Ya Tuhan, apa saya bisa bertemu dengan orang lain yang seperti dia?. Memang cinta itu aneh, dan membunuh logika. Itu memang benar. Ketakutan atau kekhawatiran akan kemungkinan ada atau tidaknya laki-laki atau perempuan yang seperti dia tentu sering membayang-bayangi pikiran, yang membuat banyak orang berpikir dua kali ketika akan melepaskan seseorang.

Keempat, ketika begitu banyak kenangan-kenangan indah terbayang-bayang di benak kita. Ini nih, yang paling bikin galau tingkat akut. Ketika akan melepaskan seseorang, pasti secara reflek yang ada dalam benak kita adalah kenangan-kenangan indahnya saja. Padahal, kenangan enggak indahnya juga ada. Memutar lagu sendu sebelum tidur, kemudian menangis tersedu-sedu membayangkan kenangan indah yang pernah dilalui bersama. Apalagi kalau mendengarkan lagu Samsons-Kenangan Terindah. Ya, lagu yang selalu menjadi langganan para muda-mudi yang sedang galau menghadapi masa-masa melepaskan.

Kelima, ketika hati kita berkata, “aku sangat mencintainya”. Emosi saat melepaskan seseorang itu campur aduk memang. Kita tiba-tiba merasakan perasaan cinta yang begitu hebat, tapi entah itu karena emosi yang sedang tidak stabil atau memang karena masih mencintainya. Labil memang. Karena memang perpisahan itu berat. Kasarannya: “Gue cinta banget, tapi gue sakit kalau terus sama dia, gimana dong?”. Nah lho, lalalalala. Bahkan saat inipun aku tengah mengalami hal ini. Ingin melepaskan tapi takut menyesal karena nanti akan kehilangan dan enggak bisa balik lagi dengan orang yang kita cinta. Memang labil. Ingin melepaskan tapi berharap bisa balikan lagi… Tuhkan, memang cinta itu diluar logika. Hahaha 😀

Tapi nih, temanku pernah bilang,  kita harus bisa melepaskan seseorang karena kebahagiaan kita tidak bergantung padanya. Ya iyalah, sebelum sama dia juga kita bisa saja kan bahagia? Kita harus melepaskan seseorang karena yang ganteng, yang cantik, yang tercetar membahana belum tentu yang terbaik untuk kita. Kita harus siap melepaskan seseorang, karena jika Tuhan mengambil sesuatu, Dia pasti sudah menyiapkan yang lebih baik. Dan kita harus yakin akan hal itu, karena Tuhan yang paling tau apa-apa yang terbaik untuk kita, karena kita ini milik-Nya. Kita harus melepaskan seseorang, karena memang masa-masa indah itu hanya masa lalu, yang hanya menjadi pengisi sebagian lembar-lembaran kehidupan kita, karena kita masih banyak memiliki lembaran-lembaran kosong yang bisa kita isi dengan warna-warna yang mencerahkan. Kita harus melepaskan seseorang ketika…. tidak ada lagi yang dapat dipertahankan. Kebahagiaan itu yang utama, kalau sampai ada air mata kesedihan terus terurai dalam kumulatif waktu yang lama, ya sudah. Dari setiap kegagalan tentunya akan ada yang dapat kita pelajari dan kita pahami. Kalau kata temanku… ada saatnya mempertahankan, ada saatnya melepaskan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 22/07/2013 in Uncategorized

 

Hari Kedua Di Bulan Juli

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 02/07/2013 in Uncategorized

 

Tag: ,

Aku Akan Selalu Mencintaimu

“Yakin memilih menikah denganku?”. Tentu. Ini bukan kali pertamanya kamu ajukan pertanyaan itu. Aku memang pernah memintamu untuk menikah denganku. Tapi kini, aku menyerah pada takdir yang akan semesta bawakan saja. Aku tidak akan memintamu lagi, terlebih saat kamu bilang bahwa kehidupanku denganmu kelak akan lebih berat dari ini. Aku memilihmu bukan untuk membuatku merasakan ‘apa itu sakit’ seperti yang telah kamu lakukan selama ini. Aku memilihmu karena aku ingin kamu mengenalkanku ‘apa itu bahagia’.

Kamu ingin aku bilang ‘putus’, Mas? Kamu ingin aku mengakhirinya? Aku tidak bisa mengatakannya. Kenapa?? masih menyukaimu itu iya. masih menyayangimu itu memang. Layaknya seorang wanita kepada lelakinya dalam jalinan cinta. Dan masih ingatkah apa yang pernah kita lakukan? berulang kali? Memang benar jika selama ini aku sering mengatakan untuk berhenti. Tapi tidak untuk kali ini, sejak aku memintamu untuk menikah. Lelah memang. Sungguh, aku letih sekali. Tapi aku bertahan karena cintaku. Karena hatiku yang masih kamu bawa itu. Namun tenang saja. Aku tidak akan memaksamu lagi untuk mencintaiku, karena aku tidak pernah memaksakan diriku untuk mencintaimu, kenapa? karena cintaku alami dan natural.

Kamu tahu? Aku menangis hari ini. Bukan menangisi cintaku yang mungkin sudah bertepuk sebelah tangan, melainkan menangisi takdir yang terlalu keras untuk kita. Kamu tahu? aku sangat menyayangimu  sampai berulang kali aku susah payah mengubur perasaanku dan menguatkan tekatku untuk berhenti berharap, untuk berkata ‘putus’, tapi tetap saja aku menginginkanmu menjadi lelakiku. Tapi sampai hari ini, aku bangga kepada diriku sendiri.
Lihatlah.. Seberapa banyak bulir air mata yg telah jatuh? Seberapa sering kita bertengkar? Seberapa sering kamu menyakitiku? Tapi aku masih bersamamu.. bersama rasaku.. benar, bukan?
Lihatlah.. Inilah aku.. sosok bodoh itu.. sosok yang kuat dalam mencintaimu.. sepenuh hati..
hanya saja, mungkin suatu saat ketika kamu tidak muncul lagi dihadapanku, rasa cinta ini akan berkurang, tapi akan tetap saja jika aku akan selalu mencintaimu 

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 29/06/2013 in Uncategorized