RSS

Arsip Tag: cinta

The Winner, Bukan Runner Up

Bukan dirimu yang salah bila kita berada di situasi yang sulit ini. Tapi ini juga bukan salahku. Bukan pula salah takdir. Mungkin kita berdua memang digariskan menjalaninya seperti ini. Aku tak pernah memintamu hadir. Tapi jika Tuhan menunjuk kita untuk bertemu, aku bisa apa? Bukankah mencintai dan dicintai adalah anugrah yag diberikan oleh Tuhan?

Terkadang aku meyakinkan diriku sendiri bahwa tak masalah jika ada orang lain di hatimu. Tak masalah jika kamu lebih bahagia bersamanya. Cinta bukanlah obsesi. Cinta bukanlah kekangan yang akan memenjarakanmu. Cinta adalah kebebasan dan membahagiakan. Namun yang jika aku harus berhenti melihatmu, itulah yang menyulitkanku. Tak ada wanita yang tak ingin menjalani hidupnya dengan orang yang bersamanya, segala harap menjadi satu. Dan kisahku mungkin sama dengan segelintir kisah orang di luar sana, ketika orang yang mereka cintai ternyata milik orang lain.

Jangan mengambil milik orang lain!
Aku tidak pernah sekalipun memiliki mimpi menjadi perempuan lain dalam kehidupan orang. Aku tidak pernah ingin berbagi. Mimpiku adalah menjadi perempuan pertama, perempuan satu-satunya yang kamu cintai. Menjadi pemilik utuh hatimu, rumah satu-satunya hati dan tubuhmu. Tapi bukankah sudah ada Sang Pengatur yang telah mengatur skenario hidupku?

Aku mencintai dan dicintai dalam diam. Hanya disimpan tak pernah dilaunching. Hanya ditulis dalam draft tak pernah dipublish. Hanya diketik sebagai konsep tak pernah diposting. Dan hanya menerima tak mampu menolak. Setiap detiknya, aku harus membunuh dengan tega rasa cemburu dan kerinduan yang muncul menyapaku. Ya Tuhan.. berat sekali rasanya.

Siapa bilang aku tegar? Bukankah mereka bilang “Orang yg sering tersenyum itu sebenarnya penuh dengan luka, namun mereka berusaha menutupi luka itu agar orang lain yang melihat tidak ikut terluka?” Aku berusaha menjadi perempuan kuat dihadapmu. Aku belajar hidup dari sisa. Sisa waktu dan sisa cinta yang kamu miliki. Darimu aku belajar memahami sebuah arti kesabaran. Saat semua mata menatapku nanar seolah aku ini adalah perempuan hina yang merusak kebahagiaan orang lain, saat semua mulut menghujatku dengan cela karena merebut milik orang lain, saat cemburu datang menggerogoti hati dan pikiranku karena laki-laki yang kucintai ternyata hanya sedikit memberikan hatinya untukku, saat kamu tengah meninggalkanku dalam relung sepi untuk berbahagia bersama mereka, apakah dunia peduli kepadaku? Apakah mencintai adalah sebuah kesalahan? Harus berapa ratus kali lagi aku menikam hatiku, membunuh kerinduan yg selalu saja mengusik dan memintaku untuk berkata dan bertemu denganmu? Mengapa dunia begitu tidak adil?

Jalan memang tak selamanya mulus. Akan ada jalan yang sulit sekali untuk dilalui. hingga tak tahu harus berputar arah atau berhenti atau mungkin berjalan lebih keras dan lama lagi. Aku terjatuh.. dan jika aku boleh memilih, aku ingin menjadi The Winner. Bukan Runner Up.

 

 

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13/07/2014 in Uncategorized

 

Tag: , , ,

Akankah Kita Mampu Bertahan Hingga Saat Itu Tiba?

Usia hubungan kita semakin lama, ya? Tahukah kamu berapa banyak tikungan yang telah kita lewati, Sayang?

Ya, sudah banyak sekali. Bukankah semua itu seharusnya menjadi ujian yang menguatkan cinta kita supaya cinta kita bisa naik ke level yang lebih tinggi? Masih ingatkah saat kamu menempuh ujian SD dan SMP? Semakin tinggi tingkatan kita, pasti semakin sulit soal yg harus kita kerjakan.

Sayang, segala lika liku hubungan kita berdua seharusnya mampu membuat segalanya justru semakin lebih berwarna, seharusnya semakin sejalan pula langkah kita. Dengan hubungan yang semakin matang, harusnya semakin gampang pula untuk kita saling mengerti, agar kita bisa saling melengkapi diri dan kelak dapat hidup bersama..

Namun, yang terjadi dalam cerita kita justru sebaliknya. Mungkin aku harus belajar untuk bisa memahami tentang hubungan kita yang memang sudah semakin rumit. Hubungan ini tak seindah awal kali kita mulai. Kamu sedikit demi sedikit berubah. Di awali dengan suaramu di ujung telepon yang mulai terasa asing hingga akhirnya tak ku dengar lagi, sampai pada hal lain yg tak pernah kuharapkan muncul.

Pertengkaran demi pertengkaran layaknya sebagai makanan wajib yang tak pernah lepas dari hari-hari kita. Tapi kita terus berjuang. Kadang aku ingin menyerah. Berat sekali menghadapi sikapmu terhadapku, berat sekali harus menahan rasa cemburu saat kamu bersama mereka, berat rasanya.. Tapi kamu tak pernah lelah menghadapi lelahku. Kamu masih  berjalan di sampingku, menggenggam jemariku.

Tidakkah kamu juga lelah? Setelah semua yang kita lewati, Masih yakinkah kamu bahwa di ujung jalan sana ada kebahagiaan? Setelah semua tikungan yang kita lalui, yang diantaranya sempat membuatku tersandung dan hampir jatuh, bukankah masih ada tikungan lain yang lebih tajam di depan kita?

Ku akui, pertahananmu sungguh kuat. Tapi sampai kapan kita mampu bertahan? Akankah Kita Mampu Bertahan Hingga Saat Itu Tiba?

 

 

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 28/05/2013 in Uncategorized

 

Tag: , , ,

Yang penting kita melangkah bersama, ya?

Malam ini aku hanya bisa merasakan hangatmu yang tertinggal, menikmati panasmu tanpa bisa menyentuhmu…

Aku melihat kembali tubuh itu. Tubuh yang pernah aku peluk, dan yang pernah juga memelukku. Aku melihat senyum itu lagi. Senyum yang meneduhkanku, yang kukira dulu hanya untukku. Aku menatap mata itu. Tatapan yang mengarah ke arahku, yang pernah mempertahankanku untuk tetap disamping pemiliknya . Aku kembali menghirup aroma itu, aroma yang selalu kunikmati bersama bayangnya, aroma yang kurindui. Dan aku merasakan bibir itu..lagi.. Bibir yang menyentuh dengan lembut.. seiring genggaman yang menguatkanku, yang seolah-olah berkata, Aku akan selalu ada untukmu, tetaplah disisiku.. Berdua kita akan bahagia.. Percayalah..

Apakah kamu sedang memikirkan aku saat ini seperti aku memikirkan kamu?

Aku memang berkeinginan untuk membawamu ke dalam hidupku. Menjadi bagian penting dari hidupku dan masa depanku. Aku ingin dan butuh kamu. Aku tidak memerlukan seseorang yang lebih baik dari kamu, karena bagiku, tak ada lelaki  yang mampu mencintaiku sepertimu.

Akan tetapi.. Selalu saja hal itu berulang. Dihadapi kok rasanya sakit, tapi dialihkan kok semakin sakit. Kenyataan, ya. Kenyataan. Rasa nyaman itu.. dimanakah keberadaannya?? Selalu saja kuingat mereka. Mengapa kau berikan ku rasa jenuh ini dan sempat menghadirkan mereka, sih?

Ah, biar saja. Yang penting kita melangkah bersama, ya? Aku dan kamu. Kamu di sisiku, membangkitkanku saat aku mulai jatuh, menuntunku saat aku mulai goyah, dan menggenggamku saat aku mulai patah..

Semoga kamu juga setia pada janjimu.. kita berjalan bersama.. menuju gerbang kebahagiaan..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 22/05/2013 in Umum, Uncategorized

 

Tag: , , , ,

Aku Terbelenggu

Hanya butuh beberapa detik untuk melukai orang yang kamu sayang, namun butuh waktu yg lama untuk menyembuhkannya..

 

Mulanya rasa itu tak ada

Hingga suatu hari…..

Kau bilang hidupmu tak lagi bergairah.

Kau tak punya semangat lagi..

Aku hanya bisa terdiam

Kata-kataku tercekat di kerongkongan dan menolak untuk keluar

Bertubi-tubi pertanyaan muncul di benakku,

“Lalu, kau anggap siapa aku ini?”

“Apakah aku sebegitu tidak berharganya di matamu?”

“Siapakah dia??”

“Siapakah dia yg berhasil membuat diriku tak berarti di matamu?”

“Siapakah dia yang telah menjadi ‘hidupmu’ itu??”

“Darah dagingmu kah? Kekasihmu? Istrimu? Atau siapa???”

 

Aku sakit..

Perih..

Seseorang yang aku cintai, Ternyata tak menganggapku ada

Seseorang yang menjadi harapanku satu-satunya untuk bahagia, menusukkan belatinya ke jantung hatiku

Tak mampu kulukiskan betapa hancurnya diriku saat itu.

Tidakkah kau memikirkan sedikit perasaanku?

Sejak hari itu, kehidupanku gelap..

Aku terpenjara dalam kisahku

Rancangan kebahagiaan yang aku susun rapi bersamamu, kian lama kian mengabur, jauh, dan semakin sulit kugapai

Aku tersesat dalam labirin penderitaan yang tak berujung

Suram, muram, dan kelam..

Aku ingin keluar, aku ingin lari darimu

Tapi semakin aku mencoba untuk menjauh, aku semakin tahu bahwa aku tak bisa jauh darimu..

Aku mencintaimu,

Aku masih mencintaimu, meski kutahu,,,

Cinta ini hampa

Cinta ini membuatku terluka

Dan cinta ini akan menderitakanku..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19/11/2012 in Umum, Uncategorized

 

Tag: , ,