RSS

Arsip Tag: kebahagiaan

Malam Tahun Baru 2014

Kamar hotel itu kecil, cukup menyeramkan karena kondisinya yang kurang bersih. Tapi lumayan untuk kantongmu yang sederhana. Aku juga berpikir, untuk menikmati malam berdua tidak perlu mengeluarkan biaya lebih besar. Kalau ada paket hemat, mengapa harus membayar lebih?

Dan ketika mataku melihat tempat tidurnya, aku langsung merasakan daya tarik yang hebat. Hatiku memang tak karuan. Antara takut dan senang. Tapi aku lebih memilih mengabaikan rasa takutku. Aku ikuti daya tarik yang menarikku untuk segera berbaring. Aku tidak ingin menyia-nyiakan waktu lebih lama. Aku ingin segera merasakan tubuhmu di sampingku. Segera. Itu saja. Meski nyatanya aku harus terlelap lebih dulu karena rasa letihku seharian.

Meski aku sempat merusaknya beberapa kali, Terima kasih untuk kebahagiaan malam itu. Bukan karena kembang apinya, tapi karena kamu. Kamu yang ada di sampingku. Kamu yang bisa kupandangi saat mataku terbuka. Kamu yang bisa kudengarkan desahan nafasnya. Kamu yang begitu dekat. Kamu yang bisa ku genggam tangannya. Dan kamu yang memelukku, meski tak selalu. Ketika kamu mengizinkan ragamu berada di didekatku, itu sudah cukup membuatku bahagia. Ketika kamu mulai menatapku dengan mata teduhmu, itu sudah cukup menentramkanku. Dan ketika kamu menggenggam tanganku dan memandangiku lebih dalam, itu sudah cukup menguatkanku. Sejatinya, aku ingin di kamar itu hanya ada aku dan kamu. Tanpa pekerjaan, keluarga, dan apapun itu yang bersarang di otakmu. Aku ingin sekali saja kamu tinggalkan ponselmu. Namun ternyata itu adalah hal yang mustahil. Tiap kali aku menggodamu dengan kata sms atau telepon, kamu selalu buru-buru ingin melihatnya. Yah, meski di benakmu bukan hanya ada aku saja malam itu, tapi aku bisa terima. “Who Am I to judge you?” Aku tak pernah jemu saat bersamamu. Hanya saja, kamu punya batasan waktu untukku.

Jika saja aku bisa menahanmu lebih lama…… Malam yang sedingin semalam menjadi malam yang hangat bagi kita berdua. Jika saja hanya ada aku malam itu yang kamu pikirkan, tentunya bahagiaku akan sempurna.. Karena aku menemukan bahagiaku saat menjadi bagian dari hidupmu..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 01/01/2014 in Uncategorized

 

Tag: , , , ,

Akankah Kita Mampu Bertahan Hingga Saat Itu Tiba?

Usia hubungan kita semakin lama, ya? Tahukah kamu berapa banyak tikungan yang telah kita lewati, Sayang?

Ya, sudah banyak sekali. Bukankah semua itu seharusnya menjadi ujian yang menguatkan cinta kita supaya cinta kita bisa naik ke level yang lebih tinggi? Masih ingatkah saat kamu menempuh ujian SD dan SMP? Semakin tinggi tingkatan kita, pasti semakin sulit soal yg harus kita kerjakan.

Sayang, segala lika liku hubungan kita berdua seharusnya mampu membuat segalanya justru semakin lebih berwarna, seharusnya semakin sejalan pula langkah kita. Dengan hubungan yang semakin matang, harusnya semakin gampang pula untuk kita saling mengerti, agar kita bisa saling melengkapi diri dan kelak dapat hidup bersama..

Namun, yang terjadi dalam cerita kita justru sebaliknya. Mungkin aku harus belajar untuk bisa memahami tentang hubungan kita yang memang sudah semakin rumit. Hubungan ini tak seindah awal kali kita mulai. Kamu sedikit demi sedikit berubah. Di awali dengan suaramu di ujung telepon yang mulai terasa asing hingga akhirnya tak ku dengar lagi, sampai pada hal lain yg tak pernah kuharapkan muncul.

Pertengkaran demi pertengkaran layaknya sebagai makanan wajib yang tak pernah lepas dari hari-hari kita. Tapi kita terus berjuang. Kadang aku ingin menyerah. Berat sekali menghadapi sikapmu terhadapku, berat sekali harus menahan rasa cemburu saat kamu bersama mereka, berat rasanya.. Tapi kamu tak pernah lelah menghadapi lelahku. Kamu masih  berjalan di sampingku, menggenggam jemariku.

Tidakkah kamu juga lelah? Setelah semua yang kita lewati, Masih yakinkah kamu bahwa di ujung jalan sana ada kebahagiaan? Setelah semua tikungan yang kita lalui, yang diantaranya sempat membuatku tersandung dan hampir jatuh, bukankah masih ada tikungan lain yang lebih tajam di depan kita?

Ku akui, pertahananmu sungguh kuat. Tapi sampai kapan kita mampu bertahan? Akankah Kita Mampu Bertahan Hingga Saat Itu Tiba?

 

 

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 28/05/2013 in Uncategorized

 

Tag: , , ,