RSS

Arsip Tag: puisi sedih

Pergilah..

“Memaafkan itu berarti memberi maaf atas pelaku dan perbuatannya. Tidak cukup hanya memberikan maaf kepada pelaku atau perbuatannya saja.”

Tapi hanya sebatas itulah kemampuanku. Aku bisa memaafkanmu, tapi aku tidak bisa memaafkan perbuatanmu terhadapku. Memaafkan adalah tentang mengikhlaskan, bukan tentang melupakan. Untuk bisa melupakan, mungkin waktu adalah guru terhebat. Namun untuk bisa mengikhlaskan, hanya diri sendirilah guru terhebat itu.

Memaafkan itu seperti menghapus luka lama yang ada dalam hati. Dan lukamu yang telah kamu torehkan dalam hatiku sangatlah dalam. Bekasnya masih selalu menganga setiap saat, setiap kali ku dengar celoteh tentang mereka.

Jika saja rasa benci ini bisa aku lampiaskan dengan membunuhmu, pasti akan aku lakukan. Tapi tidak. Selama bertahun-tahun rasa benci itu ku pendam. Sebagai gantinya, aku memilih melukai diriku sendiri. Kamu tahu? rasa benci itu ibarat penyakit yang tidak hanya menggerogoti secara fisik, tapi juga hati. Jika fisik tidak sakit, maka hati lah yang akan merana karenanya. Namun begitu, rasa benci juga merupakan bagian dari diri kita yang tidak mungkin hilang. Bisa kamu bayangkan bagaimana menderitanya memendam semua itu selama bertahun-tahun? sendirian?

Jika saat ini kamu pergi, maka aku akan membiarkanmu pergi. Bukan berarti aku menyuruhmu, tapi aku hanya tidak cukup kuat untuk mengharapkanmu. Jikapun aku masih sanggup bicara bahwa kamu adalah pria terbaik yang pernah ada dalam kehidupanku.. Dan bahwa aku ingin menikah denganmu.. Semua itu hanya angan-angan. Hanya sebatas ucapku pada diriku sendiri.

Pergilah.. dan bawa semua duniamu bersamamu.. Aku bukan tempat persinggahan yg seenaknya kamu bisa datangi kapanpun semaumu.. Aku adalah wanita yang ingin kau kembalikan hatinya.. karena di tanganmu, hatinya hanya sebuah mainan.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15/12/2013 in Uncategorized

 

Tag: , , , , , ,

Aku Terbelenggu

Hanya butuh beberapa detik untuk melukai orang yang kamu sayang, namun butuh waktu yg lama untuk menyembuhkannya..

 

Mulanya rasa itu tak ada

Hingga suatu hari…..

Kau bilang hidupmu tak lagi bergairah.

Kau tak punya semangat lagi..

Aku hanya bisa terdiam

Kata-kataku tercekat di kerongkongan dan menolak untuk keluar

Bertubi-tubi pertanyaan muncul di benakku,

“Lalu, kau anggap siapa aku ini?”

“Apakah aku sebegitu tidak berharganya di matamu?”

“Siapakah dia??”

“Siapakah dia yg berhasil membuat diriku tak berarti di matamu?”

“Siapakah dia yang telah menjadi ‘hidupmu’ itu??”

“Darah dagingmu kah? Kekasihmu? Istrimu? Atau siapa???”

 

Aku sakit..

Perih..

Seseorang yang aku cintai, Ternyata tak menganggapku ada

Seseorang yang menjadi harapanku satu-satunya untuk bahagia, menusukkan belatinya ke jantung hatiku

Tak mampu kulukiskan betapa hancurnya diriku saat itu.

Tidakkah kau memikirkan sedikit perasaanku?

Sejak hari itu, kehidupanku gelap..

Aku terpenjara dalam kisahku

Rancangan kebahagiaan yang aku susun rapi bersamamu, kian lama kian mengabur, jauh, dan semakin sulit kugapai

Aku tersesat dalam labirin penderitaan yang tak berujung

Suram, muram, dan kelam..

Aku ingin keluar, aku ingin lari darimu

Tapi semakin aku mencoba untuk menjauh, aku semakin tahu bahwa aku tak bisa jauh darimu..

Aku mencintaimu,

Aku masih mencintaimu, meski kutahu,,,

Cinta ini hampa

Cinta ini membuatku terluka

Dan cinta ini akan menderitakanku..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19/11/2012 in Umum, Uncategorized

 

Tag: , ,

Sampingan

Lelah…

Aku memang lelah

Aku lelah mengepakkan sayap bersamamu

Aku lelah memenuhi hatiku dg cintamu

Aku lelah meracuni benakku dg bayangmu

Aku sungguh lelah..

Lelah jika kau tak pernah berubah

Detikku terasa pelan ketika kau tak menyapaku

Hariku terasa panjang ketika bahasamu tak ku dapat

Kenapa?

Kenapa aku sebegitu terbiasanya dg hadirmu?

Aku tau aku bodoh

Ya, kebodohanku inilah yg kuartikan cinta

atau candu??

Entahlah..

Yg kutahu, aku begitu lelah

Aku lelah dg hatiku..

Hatiku yg bersikukuh tak mau menyerah dlm mencintaimu

Tentang Rasa

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 24/08/2012 in Uncategorized

 

Tag: , , , , ,